Minggu, 12 Oktober 2014

Makalah memahami/menjelaskan shalat istikharoh

MEMAHAMI/MENJELASKAN
TENTANG
SHALAT ISTIKHAROH


Makalah Ini Diajukan Untuk Memenuhi Tugas
Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam
Tahun Pelajaran 2014/2015



Disusun Oleh :

Kelompok 3
Ketua        : Winny Anggraeni Putri
Sekretaris    : Ratna Nensih
Anggota    : Hendar Suhendar
Idin Rassidin
Kurniawan
Muhammad Adhiyat N
Rahmat Febrianto
Rika Rustiani
Siti Andini Nurhayati
Zaenal Mutakin

Kelas : VIII B




SMP NEGERI 1 TAMBAKSARI
DINAS PENDIDIKAN KECAMATAN TAMBAKSARI KABUPATEN CIAMIS
Jln. Raya Tambaksari No. 47 Ciamis 46388



KATA PENGANTAR

Segala  puji  hanya  milik  Allah SWT.  Shalawat  dan  salam  selalu tercurahkan kepada Rasulullah SAW.  Berkat  limpahan  dan rahmat-Nya penyusun  mampu  menyelesaikan  tugas  makalah ini.
Dalam penyusunan tugas atau materi ini, tidak sedikit hambatan yang penulis hadapi. Namun penulis menyadari bahwa kelancaran dalam penyusunan materi ini tidak lain berkat bantuan, dorongan, dan bimbingan orang tua, sehingga kendala-kendala yang penulis hadapi teratasi.
Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas dan menjadi sumbangan pemikiran kepada pembaca khususnya para siswa SMP Negeri 1 Tambaksari. Saya sadar bahwa makalah ini masih banyak kekurangan dan jau dari sempurna. Untuk itu,  kepada guru pembimbing saya meminta masukannya demi perbaikan  pembuatan  makalah  saya  di  masa  yang  akan  datang dan mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca.


Tambaksari,     September 2014

Penyusun

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR    i
DAFTAR ISI    ii
BAB I PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang    1
B.    Rumusan Masalah    1
C.    Tujuan    1
BAB II PEMBAHASAN
A.    Pengertian    2
B.    Dalil    2
C.    Manfaaat    3
D.    Tata Cara    4
E.    Waktu Pelaksanaan    6
F.    Cara mengetahui petunjuk yang di beri oleh allah    6
BAB III PENUTUP
A.    Kesimpulan    7
B.    Saran    7
DAFTAR PUSTAKA    8

BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Setiap umat muslim diwajibkan untuk mendirikan sholat, karena sholat merupakan tiang agama. Tiang penopang yang akan menentukan berdiri atau tidaknya agama dalam diri masing – masing ummat muslim. Sholat terbagi menjadi dua macam, yang pertama sholat wajib yakni sholat yang diwajibkan bagi setiap muslim untuk mendirikannya. Yang kedua sholat sunnah yakni sholat yang hukumnyasunnah.
Sholat sunnah dapat dikerjakan berjamaah maupun munfarid dan terbagi dalam dua macam yakni sholat sunnah mu’akat dan ghairu mu’akad. Mu’akad artinya dianjurkan, jadi sholat sunnah itu ada yang dianjurkan untuk ummat muslim melaksanakannya, ada juga sholat sunnah yang tidak dianjurkan melaksanakannya, tapi sebagaimana hukumnya sunnah bila dikerjakan berpahala ditinggalkan tidak apa-apa.

B.    Rumusan Masalah
1.    Apakah yang dimaksud dengan sholat sunnah istikharah?
2.    Apa dalil yang mendasari pelaksanaan sholat sunnah istikharah?
3.    Apa sajakah manfaat yang dapat di ambil dari sholat sunnah istikharah?
4.    Bagaimanakah tata cara melakukan sholat sunnah istikharah?
5.    Kapan waktu yang terbaik untuk melakukan sholat sunnah istikharah?
6.    Bagaimana cara mengetahui apabila ALLAH telah member petunjuk?

C.    Tujuan
Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah supaya ummat muslim dapat mengetahui bagaimanakah atau apa yang dimaksud dengan sholat sunnah dan apa saja kegunaan dari sholat sunnah tersebut, sehingga kita bisa mengetahui, mengamalkan, serta membentuk pribadi muslim yang sempurna.


BAB II
PEMBAHASAN

A.    PENGERTIAN
Shalat Istikharah adalah Shalat yang dilakukan untuk mencari kebenaran / kebaikan dari dua urusan. Shalat istikharah dianjurkan melaksanakannya untuk segala urusan bersifat mubah seperti menikah, perdagangan, dan perjalanan (safar). shalat istikharah umumnya dilaksanakan pada sepertiga malam, namun pada dasarnya shalat istikharah dapat dilaksanakan pada waktu kapanpun jika pelaksanaan shalat istikharah sudah dihadapkan dengan urusan yang sudah mendesak.
Adapun urusan yang bersifat wajib, bukan menjadi domain shalat istikharah karena ketentuan kewajiban sudah jelas dan bukan pilihan. Demikian pula urusan yang diharamkan tidak diperkenankan melaksanakan shalat istikharah, karena terhalang oleh hukum syariat.

B.    DALIL
Solat Istikharah ini telah diperjelaskan melalui hadis daripada Jabir bin ‘Abdillah radhiallahu’ anh, dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah mengajarkan Istikharah kepada kami dalam segala urusan, sebagaimana baginda mengajar kami surah dari al-Qur’an.. Baginda bersabda:

إِذَا هَمَّ أَحَدُكُمْ بِالأَمْرِ فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ مِنْ غَيْرِ الْفَرِيضَةِ ثُمَّ لِيَقُلْ:
Artinya:
Jika salah seorang di antara kalian berkeinginan keras melakukan sesuatu, hendaklah dia mengerjakan solat dua rakaat yang bukan solat fardu kemudian membaca doa:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَخِيرُكَ بِعِلْمِكَ وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيمِ
فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوبِ

اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الأَمْرَ خَيْرٌ لِي فِي دِينِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي
أَوْ قَالَ: عَاجِلِ أَمْرِي وَآجِلِهِ
فَاقْدُرْهُ لِي وَيَسِّرْهُ لِي ثُمَّ بَارِكْ لِي فِيهِ
وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الأَمْرَ شَرٌّ لِي فِي دِينِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي
أَوْ قَالَ: فِي عَاجِلِ أَمْرِي وَآجِلِهِ
فَاصْرِفْهُ عَنِّي وَاصْرِفْنِي عَنْهُ وَاقْدُرْ لِي الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِي.

Artinya:
Ya Allah, sesungguhnya aku memohon petunjuk kepada-Mu dengan ilmu-Mu, memohon ketetapan dengan kekuasaan-Mu, dan aku memohon kurniaan-Mu yang sangat agung kerana sesungguhnya Engkau berkuasa sedang aku tidak berkuasa sama sekali, Engkau mengetahui sedangkan aku tidak, dan Engkau yang mengetahui hal yang ghaib. Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahawa urusan ini (lalu menyebutkan secara langsung urusan yang dimaksudkan) lebih baik bagi diriku dalam agama, kehidupan dan akhir urusanku - atau mengucapkan: baik dalam waktu yang dekat mahupun yang akan datang - maka tetapkanlah ia bagiku dan mudahkanlah ia untukku. Kemudian, berikan berkah kepadaku dalam menjalankannya. Jika Engkau mengetahui bahawa urusan ini buruk bagiku dalam agama, kehidupan dan akhir urusanku - atau mengucapkan: baik dalam waktu yang dekat mahupun yang akan datang - maka jauhkanlah urusan itu dariku dan jauhkanlah aku darinya, serta tetapkanlah yang baik itu bagiku di mana pun kebaikan itu berada. Kemudian, jadikanlah aku orang yang redha dengan ketetapan tersebut.

C.    MANFAAT
Di samping untuk lebih mendekatkan diri lagi kepada Allah SWT sebagai rasa taqarrub kepada-Nya, shalat sunnat Istikharah juga bermanfaat untuk membebaskan diri rasa keragu-raguan dan kebingungan dalam menentukan sebuah pilihan yang paling baik dan paling bagus, baik menurut pandangan hukum maupun agama, agar tidak kecewa atau menyesal di kemudian hari.

D.    TATA CARA
a.    Lafaz niatnya:

Daku solat sunat Istikharah dua rakaat kerana Allah Taala.
b.    Antara surah yang dianjurkan ulama ialah:
Rakaat pertama, bacalah Al-Kafirun (1 kali).
Rakaat ke-dua, dibacakan Al-Ikhlas (1 kali).
Atau;
Rakaat pertama, bacalah ayat Al-Kursi (7 kali).
Rakaat ke-dua, dibacakan Al-Ikhlas (11 kali).
c.    Dalam sujud akhir, baca tasbih berikut sebanyak 40 kali:

Maha Suci Dikau yang tiada ilmu bagi kami kecuali apa yang Dikau ajarkan (tunjukkan) kepada kami. Sesungguhnya Dikau Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana!
d.    Sebelum bangkit dari sujud, mohonlah kepada Allah SWT. dipertunjukkan jalan yang betul dalam membuat keputusan dan pilihan.
e.    Selesai memberi salam, bacalah selawat untuk dihadiahkan kepada Rasulullah SAW., para sahabat Baginda, para wali Allah dan seluruh umat Islam.
f.    Membaca doa solat sunat Istikharah:

g.    Ulangilah doa tersebut sebanyak 3 kali. Dalam berdoa sebaik-baiknya sebutkan permintaan yang ingin diberikan petunjuk oleh Allah SWT. misalnya: “Ya Allah! Jika Dikau mengetahui urusan ini..….. (sebutkan perkaranya).”
h.    Serahkanlah sepenuh keyakinan kepada Allah SWT. sambil bermohon kepada-Nya agar diberikan petunjuk, sama ada didatangkan melalui mimpi, gerak hati atau dengan dipermudahkan urusan yang mana baik. Tidurlah dalam keadaan berwuduk dan berpakaian bersih.
i.    Lakukan solat Istikharah 3 atau 7 hari berturut-turut, mengikut kepentingannya. Insya-Allah akan diberi kecenderungan atau digerakkan hati untuk membuat sesuatu keputusan atau pilihan yang betul.


E.    WAKTU PELAKSANAAN
Pada dasarnya salat istikharah dapat dilaksanakan kapan saja namun dianjurkan pada waktu sepertiga malam terakhir.

F.    CARA MENGETAHUI PETUNJUK YANG DI BERI OLEH ALLAH
1.    Allah memberikan petunjuk melalui mimpi
2.    Petunjuk melalui firasat
3.    Petunjuk melalui ketetapan Hati
4.    Petunjuk dengan menjauhkan orang tersebut, dari yang tidak baik untuk dirinya dan mendekatkan dengan apa yang baik untuknya.
5.    Semoga dengan Anda rajin melaksanakan Shalat Istikharah maka kebingungan Anda dalam memilih akan segera diberikan petunjuk kemantapan oleh Alloh SWT. AamiiN
Perlu di ingat pula, tidak semua hamba Alloh melakukan sholat istikhoroh langsung diberikan petunjuk, Anda pula yang harus sampai 1-3 hari bahkan 1-7 hari. Untuk itu sebaiknya lakukanlah shalat istikharah selama 7 hari berturut-turut.
Wallahu a’lam














BAB III
PENUTUP

A.    Kesimpulan
Shalat Istikharah adalah Shalat yang dilakukan untuk mencari kebenaran / kebaikan dari dua urusan. Shalat istikharah dianjurkan melaksanakannya untuk segala urusan bersifat mubah seperti menikah, perdagangan, dan perjalanan (safar). shalat istikharah umumnya dilaksanakan pada sepertiga malam, namun pada dasarnya shalat istikharah dapat dilaksanakan pada waktu kapanpun jika pelaksanaan shalat istikharah sudah dihadapkan dengan urusan yang sudah mendesak.
Shalat sunnat Istikharah bermanfaat untuk membebaskan diri rasa keragu-raguan dan kebingungan dalam menentukan sebuah pilihan yang paling baik dan paling bagus, baik menurut pandangan hukum maupun agama, agar tidak kecewa atau menyesal di kemudian hari.
Shalat istikharah dapat dilaksanakan kapan saja namun dianjurkan pada waktu sepertiga malam terakhir.

B.    Saran
Penulis banyak berharap para pembaca yang budiman dusi memberikan kritik dan saran yang membangun kepada penulis demi sempurnanya makalah ini dan dan penulisan makalah di kesempatan-kesempatan berikutnya. Semoga makalah ini berguna bagi penulis pada khususnya juga para pembaca yang budiman pada umumnya.


DAFTAR PUSTAKA

http://dslrahmayanti.blogspot.com/2013/02/makalah-shalat-sunah.html
http://pusber.com/2013/07/doa-shalat-istikharah/
http://shafiqolbu.wordpress.com/solat-sunat/solat-sunat-istikharah/
http://www.perkuliahan.com/manfaat-sholat-istikharah-istikhoroh/
http://id.wikipedia.org/wiki/Salat_Istikharah

Contoh Laporan Praktik Kerja Industri/Prakerin SMK

Contoh Laporan Praktik Kerja Industri/Prakerin SMK di Kantor  Dinas  Pendidikan  dan Kebudayaan

BAB I
PENDAHULUAN

1.1    Latar Belakang
Implementasikan  tiga  prioritas  pembangunan  pendidikan  nasional, meliputi  pemerataan  dan  perluasan  akses,  peningkatan  mutu,  relavansi  dan daya  saing,  serta  penguatan  tata  kelola  dan  pencitraan  publik. Menghendaki  agar  pemerintah  memanfaatkan  otonomi  daerah  dan  desentralisasi  pendidikan  seoptimal  mungkin  untuk  memacu  pembangunan   pendidikan  daerah  dalam  rangka  membangun  pendidikan  nasional  secara  keseluruhan  dalam  wilayah  Negara  Kesatuan  Republik  Indonesia,  yang  dimulai  dari  suatu  kegiatan  penyusunan  perencanaan  pengembangan  pendidikan  di  daerah.  Dalam  rangka  ini,  Kabupaten Ciamis perlu  menyusun  Program  Kerja  yang  tepat  sehingga  diharapkan  masalah-masalah  pelayanan  Pendidikan  di  Kabupaten Ciamis  dapat  ditanggulangi  secara  efektif  dan  efisien  dengan  menggunakan  sumber-sumber  dana  yang  tersedia,  baik  melalui  APBN,  APBD Provinsi  Jawa  Barat,  APBD  Kabupaten  Ciamis  serta hibah  /  bantuan  masyarakat  lainnya.
Rencana  Kerja  (Renja)  Satuan  Kerja  Perangkat  Daerah  (SKPD)  Dinas Pendidikan  dan  Kebudayaan  tahun  2015  adalah  dokumen  perencanan   SKPD  Dinas Pendidikan  dan Kebudayaan  Kabupaten  Ciamis  untuk  periode  2015,  yang memuat  kebijakan,  program,  dan  kegiatan  pembangunan  pendidikan  yang  didasarkan  pada  kondisi,  potensi,  permasalahan,  kebutuhan  nyata,  dan  aspirasi  masyarakat  yang  tumbuh  berkembang  di  Kabupaten Ciamis,  dan  berorientasi  pada  hasil  yang  akan  dicapai  selama  kurun  waktu 1 (satu)  tahun.  Renja  SKPD  DINAS  Pendidikan  dan  Kebudayaan  merupakan  pedoman  dalam  pelaksanaan  tugas  pokok  dan  fungsi  SKPD  Dinas  Pendidikan  dan  Kebudayaan   Kabupaten  Ciamis.

1.2    Tujuan Penulisan Laporan
Dengan  adanya  kegiatan  Praktek  Kerja  Industri  (Prakerin)  ini  diharapkan  mampu  meningkatkan  penguasaan  kompetensi  sekaligus  memberikan  peluang  kepada  para siswa  agar mendapatkan  pengakuan  atas  kompetensi  yang  dimilikinya  dari  instansi.  Adapun  tujuan  diadakannya  kegiatan  prakerin  ini  adalah  sebagai  berikut  :
1.     Sebagai  syarat  mengikuti  Ujian  Nasional  serta  dapat  mengikuti  perkembangan  siswa  dalam  mengikuti  praktek  di  dunia  usaha  atau  industri  dan  instansi.
2.    Meningkatkan  kemampuan ,  pengetahuan  dan  wawasan  siswa  dalam  dunia  kerja.
3.    Memperkokoh  link  and  match  (keterkaitan dan kesepadanan)  antara  dunia  sekolah  dan  dunia  kerja.
4.    Menjadikan siswa  sebagai  diri  yang  mandiri,  sehingga  dapat  bertanggung  jawab  atas  tugas  yang  diberikan.
5.    Mengembangkan  sikap  profesional  siswa  yang  sesuai  dengan  kemampuannya  dalam  melaksanakan  kegiatan  di dunia  kerja.
6.    Meningkatkan  IPTEK   yang  sangat  dibutuhkan  dalam  menghadapi era globalisasi.

1.3.  Kegunaan Laporan
1.    Mengukur  seberapa  jauh  kemampuan  siswa  dalam pembuatan  sebuah  laporan.
2.    Sebagai  latihan  dalam  menyongsong  dunia  kerja  di  masa  depan.














BAB II
TEKNIK PEMBUATAN LAPORAN

2.1.  Metode Pengumpulan Data
Pengumpulan  data  dengan  menggunakan  data  atau  mengumpulkan  sumber-sumber  tertulis  dengan  cara  membaca,  mempelajari  dan  mencatat  dalam  penyusunan.
Laporan  ini  penulis  harus  bisa  mengumpulkan  data-data  yang  diperlukan  untuk  membantu  kelancaran  dalam  penulisan  laporan. Adapun  metode  pengumpulan  data  yang  penulis  gunakan  sebagai  berikut  :
1.    Praktik kerja
Praktik  kerja  adalah  pengumpulan  data  dengan  melakukan  pengamatan  secara  langsung  terhadap  suatu  objek  pengamatan  dengan  mencatat  hal-hal  penting  yang  berhubungan  dengan  laporan  tugas  akhir  yang  akan  penulis  susun  sehingga  diperoleh  data  yang lengkap  dan  akurat.
2.    Study Pustaka
Teknik  study   pustaka  yaitu  teknik  pengumpulan  data  dengan  menggunakan  data  atau mengumpulkan  sumber-sumber  tertulis  dengan  cara  membaca, mempelajari  dan  mencatat  hal-hal  yang  penting  dan  yang  berhubungan  dengan  masalah  yang  sedang  di  bahas  guna  memperoleh  gambaran  secara  teoritis  yang  dapat  menunjang  dalam  penyusunan  laporan  akhir.
3.    Wawancara
Adapun  metode  pengumpulan  data  yang  tersusun  adalah  dengan  melakukan  banyak  menanyakan  untuk  melengkapi  data  dan  untuk  mendapatkan  sumber  informasi.

2.2.  Waktu Pengumpulan  Data
Waktu  yang  kami  gunakan  untuk  pengumpulan  data  dalam  proses  penyusunan  laporan  kegiatan  ini  yaitu  selama  kami  mengikuti  Praktek  Kerja  Industri  (PRAKERIN),  yang  dilaksanakan  mulai  tanggal  01  Juli  2014  sampai dengan  26  September  2014.  Bertempat  di  Kantor  Dinas  Pendidikan  dan Kebudayaan  Kabupaten  Ciamis  yang  berlokasi  di  Jl.  R.A.A.  Kusumasubrata  No.  03  Kertasari  Telp.  (0265)  773709  Ciamis  46215.

2.3.  Tempat Memperoleh Data
Semua  data  yang  di  peroleh  penulis  di  dapatkan  dari  berbagai  tempat  misalnya  saat  melaksanakan  Prakerin  di  DU/DI  terkait,  di  perpustakaan  umum  (tempat  penyimpanan  arsip-arsip  instansi).

2.4  Alat/Instrumen Yang  Digunakan  Dalam  Pengumpulan  Data
Adapun  alat  instrument  yang  digunakan  untuk  menunjang  pelaksanaan  pengumpulan  data  adalah  sebagai  berikut  :
•    Dokumen-dokumen  di  Dinas  Pendidikan  dan  Kebudayaan.
•    Arsip-arsip  Dinas  Pendidikan   dan  Kebudayaan.
•    Beberapa  modul  atau  buku  sejarah  yang  ada  di  Dinas  Pendidikan dan Kebudayaan.
•    Komputer,  Mesin Tik,  Printer,  Pulpen,  Buku,  dll.

BAB  III
LAPORAN  KEGIATAN

3.1.    Gambaran  Umum  Dinas  Pendidikan  dan  Kebudayaan  Kabupaten  Ciamis
3.1.1.    Sejarah  Dinas  Pendidikan  dan  Kebudayaan  Kabupaten  Ciamis
Dinas  Pendidikan  dan  Kebudayaan  Kabupaten  Ciamis  berdiri  sejak  otonomi  daerah  Kabupaten  Ciamis  pada  tanggal  18  Mei  2001  berdasarkan  UU  Nomor  28  tahun  1999  tentang  otonomi  daerah. Dan  diresmikan  menjadi  Dinas  Pendidikan  dan  Kebudayaan  sejak  tanggal  1  Januari  2014.
Berdirinya  Dinas  Pendidikan  dan  Kebudayan  Kabupaten  Ciamis  bertujuan  agar  terwujudnya  masyarakat  Kabupaten  Ciamis  yang  cerdas,  produktif  dan  berakhlak  mulia  serta  terdepan  di  priangan.
Di  Dinas  Pendidikan  dan  Kebudayaan  Kabupaten  Ciamis  dalam  mendapatkan  informasi  pendidikan  diantaranya  :
•    Bidang  Kepegawaian  dan  Umum
•    Bidang  Pemuda  dan  Olahraga
•    Bidang  Bina  Program
•    Bidang  PNFI/PLS
•    Bidang  Dikdas
•    Bidang  Dikmen

3.1.2.    Visi  dan  Misi
•    Visi
Visi  Dinas  Pendidikan  dan  Kebudayaan  Kabupaten  Ciamis  ialah  untuk  mewujudkan  masyarakat  Kabupaten  Ciamis  yang  cerdas,  produktif  dan  berakhlak  mulia  dan  terdepan  di  periangan.
•    Misi
Untuk  mewujudkan visi tersebut  di  atas,  maka  misi  yang  di  emban  oleh  Dinas  Pendidikan  dan  Kebudayaan  Kabupaten  Ciamis  adalah  sebagai  berikut  :
1.    Meningkatkan  efektivitas,   efisiensi,  dan  relevansi  system  pendidikan.
2.    Mewujudkan  pendidikan  pendidikan  yang  bermutu,  adil  dan  merata.
3.    Mewujudkan  sistem  pendidikan  yang  berorientasi  pada  akhlak  mulia.
4.    Mengupayakan  rintisan  Wajib  Belajar  12  (dua  belas)  tahun  yang  lebih  berorientasi  pada  pendidikan  kejuruan.
5.    Mengenbangkan  kurikulum  muatan  lokal  yang  berbasis  kecakapan  hidup.
6.    Meningkatkan  akses  pendidikan  non  formal  dan  informal.
7.    Meningkatkan  pendidikan  kepemudaan  dan  olahraga  sebagai  wahana  kecerdasan  bangsa  secara  berkelanjutan.
8.    Meningkatkan  infrastuktur  yang  mendukung  pendidikan.
9.    Mewujudakan  pendanaan  pendidikan  20%  sesuai  dengan  Undang-Undang Dasar  1945.
10.    Meningkatkan  peran  serta  masyarakat  dalam  penyelenggaraan  pendidikan.

3.1.3.    Tata  Tertib  dan  Uraian  Kerja
•    Tata  Tertib
a.    Karyawan  diharuskan  datang  tepat  waktu  dan  mengikuti  apel  pagi  dengan  rutin.
b.    Karyawan  harus  sudah  ada  di  kantor  15  menit  sebelum  apel  pagi  di  mulai  dan  diperbolehkan  pulang  sesudah  pemberitahuan  atau  mendapat  ijin  dari  Kepala  Dinas.
c.    Karyawan  tidak  diperbolehkan  meninggalkan  kantor  sebelum  waktunya  kecuali  ada  surat  perintah  atau  surat  kerja  dari  pimpinan.
d.    Teliti  dalam  bekerja.
e.    Setiap  karyawan  wajib  mengisi  daftar  hadir  dan  tidak  boleh  di  wakilkan.
f.    Karyawan  wajib  menjaga  kebersihan  lingkungan  kerja.

g.    Setiap  karyawan  harus  mempunyai  andil  :
•    Rasa  ikut  bertanggung  jawab.
•    Rasa  ikut  memiliki.
h.    Seorang  karyawan  haru   HEBAT  :
•    Hemat  biaya  dan  waktu.
•    Efektif  dan  efisien.
•    Bertanggung  jawab  dan  jujur.
•    Ambisi  dan  berprestasi.
•    Tertib  dan  rapi  dalam  bekerja.
i.    Karyawan  wajib  menjaga  5  R  :  Ringkas,  Resik,  Rapi,  Rawat,  Rajin.
j.    Bekerjalah  sesuai  Surat  Prosedur  Kerja.
•    Uraian  Kerja
Kegiatan  yang  dilakukan  selama  PRAKERIN  di  Dinas  Pendidikan  dan  Kebuudayaan  Kabupaten  Ciamis  banyak  sekalih  terutama  yang  menunjang  proses  kerja  tersebut  dan  di bagi  tugas  menjadi  beberapa  bagian  yang  berbeda  diantaranya  :
1.    Kedudukan  Kepala  Dinas
a.    Dinas  Pendidikan  dan  Kebudayaan  merupakan  unsur  otonomi  daerah,  di  pimpin  oleh  Kepala  Dinas  yang  berkedudukan  di  bawah  dan  bertanggung  jawab  kepada  Bupati  melalui  Sekretariat  Daerah.
b.    Dinas  Pendidikan  dan  Kebudayaan  mempunyai  tugas  melaksanakan  sebagian  urusan  Pemerintahan  Daerah  meliputi  wajib  urusan  Bidang  Pendidikan,  Bidang  Kepemudaan  dan  Olahraga  berdasarkan  otonomi  dan  tugas  pembantuan.

2.    Kedudukan  Sekretariat
Sekretaris  mempunyai  tugas  melaksanakan  pengelolaan  ketatausahaan  meliputi  administrasi  umum,  kepegawaian,  keuangan,  program,  pengelolaan  tata  laksana  organisasi  serta  pemberian  layanan  teknis  administrasi  kepada  seluruh  satuan  organisasi  dinas.
a.    Sub  Bagian  Kepegawaian 
Sub  Bagian  Kepegawain  dan  Umum  mempunyai  tugas  penyusunan  rencana  formasi,  mutasi,  pengembangan  karir  pegawai,  pengelolaan  administrasi  kepegawaian,  rumah  tangga,  perjalanan  dinas,  perlengkapan,  pemeliharaan  barang  inventaris  dinas  dan  keprotokolan.
b.    Sub  Bagian  Keuangan 
Sub  Bagian  Keuangan  mempunyai  tugas  melaksanakan  penyusunan  pengelolaan  dan  penyelenggaraan  dan  administrasi  keuangan.
c.    Sub  Bagian  Program
Sub  Bagian  Program  mempunyai  tugas  penyusunan  dan  perumusan  program, Evaluasi  serta  Pelaporan  Bidang  Pendidikan,  Bidang  Kepemudaan  dan  Olahraga  berdasarkan  asas  otonomi  dan  tugas  pembantuan.

3.    Kedudukan  Bidang  Pendidikan  Dasar
Bidang  Pendidikan  Dasa  mempunyai  tugas  pelaksanaan  pembinaan,  pengelolaan  tenaga  tekni  pada  TK/SD  dan  SMP,  perumusan  dan  penyusunan  kurikulum,    kalender  pendidikan,   kesiswaan,  kelembagaan,  saran  dan  prasaran  pendidikan  TK/SD  dan  SMP.
a)    Seksi TK/SD
Seksi  TK/SD  mempunyai  tugas  pelaksanaan mengkoordinasikan  dan  melaksanakan  kegiatan  sarana  dan  prasarana  kesiswaan  dan  tenaga  teknis  pendidikan  pada  TK/SD.
b)    Seksi  SMP
Seksi  SMP  mempunyai  tugas  menyiapkan,  merumuskan,  mengkoordinasikan  dan  melaksanakan  kegiatan  sarana  dan  prasarana  pendidikan  pada  SMP. Adapun  program  pendidikan  dasar  9  tahun  yaitu  :
1.    Pembangunan  gedung  sekolah.
2.    Penambahan  ruang  kelas  sekolah.
3.    Pengadaan  alat-alat  kesenian.
4.    Pengadaan  buku perpustakaan.
5.    Rehabilitasi  sedang  maupun  berat  ruang  kelas  SD  dan  SMP.
6.    Rehabilitasi  sedang  maupun  berat  ruang  guru  sekolah.
7.    Pelatihan  Kompetensi  Siswa  Berprestasi.
8.    Kegiatan  penyusunan  bahan  ajar  dan  adminitrasi  pembelajaran.
9.    Pembinaan  minat,  bakat  kreativitas  siswa.
10.    Monitoring,  evaluasi  dan  pelaporan.
11.    Pelaksanaan  UAS SMP.
12.    Pelaksanaan  UAS-BN  SD.
13.    Sosialisasi  pelaksanaan  kurikulum  2013  jenjang  SD  dan  SMP.
14.    Lomba  siswa  berprestasi.
c)    Seksi  Kurikulum  TK/SD/SMP
Seksi  Kurikulum  TK, SD  dan  SMP  mempunyai  tugas  melaksanakan  kegiatan  pengelolaan  kurikulum  pendidikan  TK,  SD  dan  SMP.

4.    Kedudukan  Bidang  Pendidikan  Menengah
Bidang  Pendidikan  Menengah  mempunyai  tugas  pelaksanaan  pembinaan,  pengelolaan  tenaga  teknis  pada  SMA  dan  SMK,  perumusan  dan  penyusunan  kurikulum,  kalender  pendidikan,  kesiswaan,  sarana  dan  prasarana  pendidikan   SMA  dan  SMK.
a.    Seksi  SMA
Seksi  SMA  mempunyai  tugas  menyiapkan,  merumuskan,  mengkoordinasikan  dan  melaksanakan  kegiatan  dan  prasarana  pendidikan  pada  tingkat  SMA.
b.    Seksi  SMK
Seksi  SMK  mempunyaui  tugas  menyiapkan,  merumuskan,  mengkoordinasikan  dan  melaksanakan  kegiatan  saran  dan  prasarana  pendidikan  pada  SMK.
c.    Seksi  Kurikulum  SMA  dan  SMK
Seksi  Kurikulum  SMK  dan  SMK  mempunyai  tugas  penyusunan  kosep  petunjuk  teknis  pelaksanaan  penerimaan  siswa  baru  dan  Siswa  Wajib  Belajar,  Kurikulum,  Kalender  Pendidikan,  Evaluasi  Belajar  dan  Usaha  Kesehatan  Sekolah  Menengah  dan  Kejuruan.

5.    Kedudukan  Bidang  Pendidikan  Non  Formal  dan  Informal
Bidang  Pendidikan  Non  Formal  dan  informal  mempunyai  tugas  merumuskan,  mengkoordinasikan  dan  melaksanakan  kegiatan  Pendidikan  Anak Usia  Dini  (PAUD),  Pembinaan  Kursus  dan  Kelembagaan  serta  Pendidikan  Kesetaraan  dan  Pendidikan  Masyarakat.
a.    Seksi  Pendidikan Anak  Usia  Dini  (PAUD),  Pembinaan  Kursus  dan  Kelembagaan. 
Mempunyai  tugas,  melaksanakan  penyusunan  petunjuk  teknis,  perencanaan  dan  evaluasi  penyelenggaraan  Pendidikan  Anak  Usia  Dini  (PAUD),  Pembinaan  kursus  dan  Kelembagaan.
b.    Seksi  Pendidikan  Kesetaraan  dan  Pendidikan  Masyarakat.
Seksi  Pendidikan  Kesetaraan  dan  Pendidikan  Masyarakat  mempunyai  tugas  melaksanakan  penyusunan  petunjuk  teknis,  perencanaan  dan  evaluasi  Kesetaraan  Pendidikan  Masyarakat.
6.    Kedudukan  Bidang  Pendidikan  dan  Olahraga
Bidang  Pemuda  dan  Olahraga  mempunyai  tugas  menyusun  petunjuk  teknis  dan  program  pembinaan  Kepemudaan,  olahraga  pelajar,  dan  olahraga  masyarakat  serta  fasilitas  saran  pembinaan.
a.    Seksi  Kepemudaan
Seksi  Kepemudaan  mempunyai  tugas  menyusun,  mengkoordinasikan  dan  melaksanakan  kegiatan  pembinaan  generasi  muda. 
b.    Seksi  Keolahragaan
Seksi  Keolahragaan  mempunyai  tugas  menyusun,  mengkoordinasikan  dan  melaksanakan  kegiatan  pembinaan  keolahragaan.
7.    Kedudukan  Unit  Pelaksana  Teknis  Dinas
Pembentukan  Organisasi  dan  tata  kerja  Unit  Pelaksana  Teknis  Dinas  yang  berfungsi  sebagai  pembantu  Kepala  SOPD  yang  bertugas  dikecamatan  dan  dibentuk  atau  ditetapkan  sesuai  dengan  peraturan  perundang-undangan  yang  berlaku.
Unit  Pelaksana  Teknis  Dinas  Pendidikan  terdiri  dari  27  UPTD  Pendidikan  yang  berkedudukan  di  kecamatan,  dan  1  UPTD  SKB  yang  berkedudukan  di  ibu  kota  kabupaten.
Unit  Pelaksana  Teknis  Dinas  dipimpin  oleh  kepala  UPTD,  dalam  oprasionalnya  dibantu  oleh  para  pengawas  TK/SD,  Penilik   dan  beberapa  orang  staf.
8.    Kelompok  Jabatan  Fungsional
Kelompok  Jabatan  Fungsional  mempunyai  tugas  melaksanakan  sebagian  fungsi  dinas  sesuai  dengan  keahlian  dan  kebutuhan.

3.2.    Laporan  Proses  Kerja
Dalam  proses  kerja  ini  yang  dilakukan  penulis  selama  prakerin  di  Dinas  Pendidikan  dan  Kebudayaan  Kabupaten  Ciamis  yaitu  :
a.    Mengagendakan  surat  masuknndan  surat  keluar.
b.    Mendistribusikan  surat  masuk  ke  bidang  lain.
c.    Membantu  mengarsipkan  surat  masuk  dan  surat  keluar.
d.    Mengagendakan  surat  masuk  ke dalam  buku  kendali.
e.    Penomoran  surat  keluar.
f.    Menggandakan  surat.
g.    Print-out  mutasi siswa.
h.    Menginput  data  ke  dalam  komputer.
i.    Menyusun  SPJ  dan  SPPD.
j.    Merekap  keadaan  guru  di  tiap  sekolah.
k.    Melegalisir  ijazah.
l.    Memberi  stempel  pada  ijazah
m.    Merekap  data  rekonsiliasi  dana  BOS
n.    Merekap  pengeluaran  kegiatan  UN  dan  UAS  2014.

3.3.    Kemudahan  dan  Kendala  Dalam  Bekerja
3.3.1.    Kemudahan
Kemudahan  dalam  pelaksanaan  kegiatan  Prakerin  di  Dinas  Pendidikan  dan  Kebudayaan  Kabupaten  Ciamis  banyak  sekali  faktor-faktor  pendukung  yang  mendukung  kami  dalam  kegiatan  Prakerin  ini  yaitu  terdiri  dari  factor  internal  dan  eksternal.
Faktor  internalnya  seperti  para  pembimbing  kami  dari  sekolah  yang  telah  membantu  dan  mendukung  kami  supaya  bisa  bekerja  dengan  baik  dan  benar.
Faktor  eksternalnya  yaitu  para  pembimbing  kami  di  Dinas  Pendidikan  dan  Kebudayaan  yang  mengajarkan  kami  bagaimana  cara  bekerja  dengan  benar  dan  rapi  serta  mengajarkan  dan  memberitahu  kami  apabila  ada  kesalahan  dalam  proses  bekerja.
3.3.2.    Kendala
Setelah  kami  melaksanakan  Prakerin  di  Dinas  Pendidikan  dan  Kebudayaan  Kabupaten  Ciamis  banyak  kendala-kendala  yang  kami  temukan  dalam  proses  bekerja,  diantaranya  :
a.    Dalam  proses  bekerja  kurangnya  ruangan,  tempat  duduk  dan  meja  kantor.
b.    Kurangnya  ventilasi  di  dalam  ruangan.  Sehingga  sedikit  mengganggu  kami  dalam  proses  bekerja.
c.    Merasa  sedikit  jenuh  apabila  tidak  ada  pekerjaan.

BAB  IV
PENUTUP

4.1.    Simpulan
Dari  hasil  laporan  dan  dari  hasil  praktek  kerja  industry  (Prakerin)  tersebut  dapat  saya  simpulkan  bahwa  sangatlah  besar  peran  Dinas  Pendidikan  dan  Kebudayaan  bagi  masyarakat  luas,  karena  setiap  manusia  tidak  bisa  lepas  dari  Sistem  Pendidikan.
Selama  kegiatan  Praktek  Kerja  Industri  (Prakerin)  berlangsung  dan  berakhir,  banyak  sekali  manfaat  yang  bisa  kita  ambil,  contohnya  :
a.    Pembentukan  sikap  untuk  menghargai  suatu  pekerjaan.
b.    Pembentukan  rasa  tanggung  jawab  pada  diri  kita  masing-masing  dalam  melaksanakan  sesuatu.
c.    Pembentukan  sikap  disiplin  dan  mandiri.
Adapun manfaat dari prakerin yaitu :
1    Bagi  Sekolah
•    Menjamin  tercapainya  tujuan  pendidikan  dalam  rangka  memberi  keahlian  profesional  bagi  peserta  didik.
•    Memberi  kepuasan  bagi  sekolah  karena  lulusannya  memperoleh  bekal  yang  bermakna  baik  untuk  kepentingan  tamatan,  dunia  kerja  maupun  kepentingan  bangsa.


2    Bagi  Perusahaan
•    Perusahaan  dapat  mengenal  secara  langsung  kualitas  peserta  didik  yang  belajar  dan  bekerja  diperusahaannya.
•    Keikut sertaan  peserta  didik  dalam  proses  produksi  selama  pendidikan  akan  lebih  menguntungkan  perusahaan.
3    Bagi  Peserta  Didik
•    Hasil  belajar  akan  lebih  bermakna  karena  setelah  tamat akan  benar-benar  memiliki  keahlian  profesionalsebagai  bekal  peningkatan  taraf  hidupnya.
•    Keahlian  professional  yang  diperoleh  dari  prakerin  dapat  mengangkat  harga  diri  dan  rasa  percaya  diri  yang  akan  memotivasimereka  untuk  meningkatkan  keahlian  profesinya  pada  tingkat  yang  lebih  tinggi.

4.2.    Saran
1.    Bagi  Sekolah
•    Pihak  sekolah  seharusnya  lebih  selektif  dalam  memilih  tempat  prakerin  bagi  peserta  prakerin.
•    Lebih  ditingkatkan  kembali  intensitas  monitoring  dan  evaluasi  peserta  prakerin,  baik  disaat  peserta  sedang  melakukan  prakerin  maupun  pada  saat  peserta  melakukan  penyusunan  laporan.


2    Bagi  Pembimbing  Prakerin
•    Untuk  Pembimbing  dari  pihak  sekolah  agar  lebih  memperhatikan  peserta  prakerin  sehingga dapat  mngetahui  perkembangan  peserta  prakerin.
•    Selalu  bersedia  jika  peserta  prakerin  ingin  melakukan  pembimbingan.
3    Bagi  Perusahaan
•    Terus  ditingkatkan  lagi  kinerja  saat  ini  agar  menjadi  lebih  baik  lagi.
•    Lebih  ditingkatkan lagi  kelengkapan  fasilitas  untuk  menunjang  seluruh  pekerjaan.
•    Tetap  menerima  siswa  siswi  yang  ingin  melakukan  kegiatan  Prakerin  yang  sesuai  dengan  program  keahlian  masing-masing.  Khususnya  dalam  program  keuangan.
•    Ditingkatkan  kembali  disiplin  kerja  yang  sudah  ada  saat  ini.
•    Upayakan  lebih  sabar  dalam  memberikan  pengarahan  kepada  peserta  prakerin  agar  peserta  prakerin  dapat  dengan  mudah  memahami  pekerjaan  yang  diberikan  oleh  pembimbing  prakerin.
•    Semoga  selalu  menjalin  kerjasama  yang  baik  antara  pihak  sekolah  dengan  pihak  perusahaan  agar  pihak  sekolah  dapat  dengan  mudah  mencari  tempat  prakerin.
•    Agar  melengkapi  fasilitas-fasilitas  yang  belum  tersedia.

DAFTAR  PUSTAKA

•    Sri  Maulani  Rindi  2013/2014.  LAPORAN  PRAKTEK  KERJA  INDUSTRI.Rancah : SMK  NEGERI  1  RANCAH

Naskah drama untuk enam (6) orang pemain 'Salah Sangka'


Naskah drama untuk enam orang pemain 
Judul 'Salah Sangka'


Di sebuah sekolah favorit, ada tiga orang siswa populer yang disegani. Mereka adalah Corry, Ririn, dan Venny yang terbiasa mendapatkan apapun  dengan uang.       
Namun ada juga golongan kedua, yang terdiri dari Nurul, Budi, dan Haris. Mereka pintar, namun tergolong siswa kurang mampu sehingga sering diremehkan oleh Corry, Ririn, dan Venny.
Suatu hari, Corry, Ririn, dan Venny hendak pergi ke kantin untuk mengisi perut mereka yang lapar. Namun Corry tidak berhasil menemukan uangnya yang seingatnya diletakkan di tas.
Ririn    :”Cor, Ven, kita ke kantin yuk!”
Venny    :”Ayo, perutku sudah lapar sekali!”
Corry    :(sambil membuka-buka tasnya)”Aku juga”
(Ririn dan Venny berjalan beriringan meninggalkan kelas)
Corry    :(setengah berteriak) ”Eh, tunggu!”
Venny    :”Kenapa, Cor?”
(Ririn dan Venny berbalik ke arah Corry)
Corry    :”Uang aku hilang nih! Kalian liat nggak?”
Ririn    :”Hah? berapa? Coba periksa lagi, mungkin aja terselip”
Corry    :”Nggak mungkin, Rin. Aku masih ingat tadi meletakkan uang itu disini” (menunjuk bagian depan tasnya)
Ririn    :”Hmmmm...mendingan geledah aja semua tas, Cor!”
Venny    :”Tunggu, geledahnya nanti aja waktu semuanya udah di dalam kelas, kan nggak enak sama yang lain, Cor”
Corry    :”Yaudahlah”
Ririn    :”Mendingan ssekarang kita ke kantin, biar aku yang traktir!”(menarik tangan Corry dan Venny keluar kelas)
(Semua siswa telah berada di dalam kelas)
Ririn    :”Teman-teman ada yang ngeliat uang Corry nggak?”
Haris    :”Berapa uangnya?”
Corry    :”500 ribu, tau nggak?”
Haris    :(menggeleng)
Ririn    :”Ya udah, geledah aja tas mereka semua!”(Ririn berjalan menuju meja Budi yang sedang membaca buku dan langsung menggeledah tasnya)
Ririn    :”Loh, ini uangnya!” (mengacungkan uang 500 ribu)
Budi    :(meletakkan bukunya)”Bukan! itu uang yang diberikan ayahku tadi pagi dan akan kugunakan untuk membayar uang sekolah”(merebut uang itu dari tangan Ririn)
Haris    :”Ya, itu uang Budi! Bahkan tadi pagi aku melihat ayahnya sendiri yang memberikan uang itu kepada Budi!”
Corry    :”Nggak nyangka, ya! Orang yang selama ini kuanggap baik dan jujur ternyata bisa mencuri uangku! Budi, kamu sadar diri dong! Kurang baik apa aku ke kamu!”
Budi    :”Tapi kan.....”
Nurul    :”Kamu nggak boleh gitu, Cor! Belum tentu Budi yang mengambil uang itu! Siapa tau uang itu benar-benar pemberian ayahnya!”
Corry    :”Nggak mungkin! aku yakin itu uang aku! Nggak mungkin juga kan, Budi punya uang sebanyak ini!” (merebut uang dari tangan Budi)
Venny    :”Ya sudahlah, nanti aja masalah ini diselesaikan. Sekarang kan sedang jam kosong, sebaiknya kamu menenangkan diri dulu ke luar kelas. Aku tidak ikut, ya, mau mengerjakan PR dulu! Hehehe..” (mengangkat buku PRnya)
(Ririn dan Corry berjalan keluar kelas)
Haris    :”Sudahlah, Bud. Nggak usah terlalu dipikirkan”
Budi    :”Tapi kenapa semuanya menuduh aku?”
Nurul    :”Kalau kamu nggak salah kenapa harus takut?”
(Venny berjalan menuju meja Budi dan langsung duduk di sebelah Nurul)
Venny    :”Aku tau siapa yang mencuri uang itu”
Nurul    :”Hah?! siapa?!”(setengah berteriak)
Venny    :”Ssstt....Ririn”
Budi    :”Nggak boleh menuduh orang sembarangan, Ven!”
Haris    :”Lagipula kayaknya nggak mungkin Ririn yang mengambil uang itu”
Venny    :”Tapi itulah kenyataannya. Biar nanti aku yang memberitahu Corry. Kalian tidak usah panik”
Budi    :”Baiklah, terimakasih ya, Ven. Kamu mau membantu kami”
Venny    :(mengangguk dan kembali ke mejanya)
(Corry dan Ririn memasuki kelas)
Venny    :(berteriak dengan lantang)”Teman-teman, sekarang saatnya kalian tau, siapa yang sebenarnya mengambil uang Corry! dia adalah orang terdekat yang paling dipercayainya!”
Corry    :”Jadi......kamu,Rin?”(memandang tidak percaya ke arah Ririn)
Ririn    :”Iya, Kenapa?! Mau marah? Silahkan!”
Corry    :”Sial!! selama ini aku sangat percaya sama kamu! Tapi kenapa kamu berkhianat, Rin? Kenapa kamu tega sama aku?!”
Ririn    :”Kamu yang buat aku berubah, Cor! kamu yang memaksa aku untuk ngikutin gaya hidupmu! Aku tertekan, Cor!”
Budi    :”Sudahlah.....kenapa jadi kalian yang bertengkar? Maafkan aja, Cor. Aku tau kondisi keuangan Ririn sedang susah, kemarin aku melihat dia mendaftar beasiswa untuk anak kurang mampu”
Corry    :”Tapi.....kamu kok nggak pernah cerita, Rin?”
Ririn    :”Iya, memang aku yang salah. Maafkan aku, aku nggak pernah cerita sama kamu, karena aku nggak mau merepotkan kamu, Cor”
Corry    :(tertunduk)
Nurul    :”Maafin aja, Cor. Kan dia udah jujur”
Venny    :”Iya, nggak seharusnya kita bertengkar kayak gini”
Corry    :(tersenyum)”Iya, Rin. Maafin aku juga, ya. Lain kali, kalau kamu butuh sesuatu, cerita aja ke aku,siapa tau aku bisa bantu”
Ririn    :(tersenyum dan mengangguk)
(Corry dan Ririn berjabat tangan)
Nurul    :”Eh, kayaknya ada yang ketinggalan, deh!”
Haris    :”Apa?”
Nurul    :”Ada yang belum dimintain maaf, tuh!”
Corry    :”Oiya, maafkan aku ya, Bud! aku salah sangka ke kamu!”
Budi    :”Iya, nggak apa-apa, Cor. Aku nggak marah kok sama kalian semua!”
Venny    :”Ya iyalah....Budi nggak mungkin marah sama Corry, kan kalian semua tau kalo Budi diam-diam ada sesuatu sama Corry..”
Ririn, Haris, Nurul, Venny    :”CIEEE!!!”

Contoh format surat keterangan domisili

DUSUN SUKACAI DESA RANCAH
KECAMATAN RANCAH KABUPATEN CIAMIS
JL. Warung Jeruk No 215 Dusun Sukacai Desa Rancah Kec. Rancah Kab. Ciamis

 
SURAT KETERANGAN DOMISILI

NOMOR : 005/123/SKC.01/CD.04/2014



Yang bertanda tangan dibawah ini Kepala Dusun Sukacai Desa Rancah Kec. Rancah Kab. Ciamis Menerangkan bahwa :
Nama                : Nama Anda
Jenis Kelamin            : Laki-laki
Tempat tanggal Lahir        : Ciamis, 07-12-1973
Pekerjaan            : Karyawan
Status Perkawinan        : Kawin
Agama                : Islam
Alamat                : JL. Warung Jeruk No 105 Dusun Sukacai Desa Rancah Kec. Rancah Kab. Ciamis
Jawa Barat

Nama tersebut diatas benar adalah warga kami yang pada saat ini berdomisili di JL. Warung Jeruk No 105 Dusun Sukacai Desa Rancah Kec. Rancah Kab. Ciamis

Demikian Surat Keterangan ini dibuat dengan sebenarnya dan untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.


Sukacai, 04 Oktober 2014
Kepala Kelurahan



Dede Rasnen

Makalah tentang lidah manusia

MAKALAH
TENTANG LIDAH




Disusun Oleh :
-    Windiana Rahmayanti
-    Nanang Riswandi
-    Erna Susilawati
-    Andi Wandi
-    Iqbal Septian Kusdira
Kelas : IX A



SMP NEGERI 2 RANCAH
TAHUN PELAJARAN 2014-2015





KATA PENGANTAR

Segala  puji  hanya  milik  Allah SWT.  Shalawat  dan  salam  selalu tercurahkan kepada Rasulullah SAW.  Berkat  limpahan  dan rahmat-Nya penyusun  mampu  menyelesaikan  tugas  makalah ini.
Dalam penyusunan makalah ini, tidak sedikit hambatan yang penulis hadapi. Namun penulis menyadari bahwa kelancaran dalam penyusunan makalah ini tidak lain berkat bantuan, dorongan, dan bimbingan guru pembimbing, orang tua, serta teman-teman seperjuangan sehingga kendala-kendala yang penulis hadapi teratasi.
Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas dan menjadi sumbangan pemikiran kepada pembaca. Saya sadar bahwa makalah ini masih banyak kekurangan dan jau dari sempurna. Untuk itu,  kepada guru pembimbing dan pembaca saya meminta saran dan masukannya demi perbaikan  pembuatan  makalah  saya  di  masa  yang  akan  datang.


Ciamis,     Oktober  2014

Penyusun




DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR    i
DAFTAR ISI    ii

A.    Sepak Bola    1
1.    Pengertian Sepak Bola    1
2.    Peraturan Sepak Bola    1
3.    Teknik-Teknik Dasar Sepak Bola    2
B.    Bola Voli    3
1.    Permainan Bola Voli    3
2.    Peraturan Permainan Bola Voli    3
3.    Teknik Dasar Permainan Bola Voli    4
C.    Bola Basket    3
1.    Hakikat Permainan Bola Basket    6
2.    Peraturan Permainan Bola Basket    6
3.    Teknik Permainan Bola Basket    6

KESIMPULAN    9
DAFTAR PUSTAKA    10



BAB I
PENDAHULUAN

1.    Latar Belakang
Lidah merupakan indra pengecap pada manusia. Lidah memiliki permukaan yang bersifat kasar yang mengandung tonjolan – tonjolan . Lidah memiliki fungsi yang cukup vital dalam kehidupan manusia,ia merupakan indra yang bertugas merasakan segala apapun bentuk makanan yang masuk ke mulut kita, lidah akan merasakan bahwa makanan itu berasa pahit , asin, asam, manis atau pedas. Oleh sebab itu perlunya perhatian lebih terhadap lidah agar lidah tersebut tidak mengalami gangguan pada indra pengecapannya.
Dalam makalah ini kami akan membahas tentang indra pengecap atau perasa yaitu lidah. Lidah adalah kumpulan otot rangka pada bagian lantai mulut yang dapat membantu pencernaan makanan dengan mengunyah dan menelan. Lidah dikenal sebagai indera pengecap yang banyak memiliki struktur tunas pengecap. Lidah juga turut membantu dalam tindakan bicara.Juga membantu membolak balik makanan dalam mulut.

2.    Rumusan Masalah
1.    Bagaimana struktur  lidah ?
2.    Bagaimana cara kerja lidah ?
3.    Gangguan apa saja yang terjadi pada lidah ?
4.    Penyakit apa saja yang sering menyerang lidah ?

3.    Tujuan
1.    Untuk mengetahui bagian-bagian lidah.
2.    Untuk mengetahui cara kerja lidah.
3.    Untuk mengetahui gangguan yang terjadi pada lidah.
4.    Untuk mengetahui penyakit yang sering menyerang lidah.



BAB II
PEMBAHASAN

A.    Bagian-Bagian Lidah
Sebagian besar, lidah tersusun atas otot rangka yang terlekat pada tulang hyoideus, tulang rahang bawah dan processus styloideus di tulang pelipis. Terdapat dua jenis otot pada lidah yaitu otot ekstrinsik dan intrinsik.
Lidah memiliki permukaan yang kasar karena adanya tonjolan yang disebut papila. Terdapat tiga jenis papila yaitu:
a.    papila filiformis (fili=benang); berbentuk seperti benang halus;
b.    papila sirkumvalata (sirkum=bulat); berbentuk bulat, tersusun seperti huruf V di belakang lidah;
c.    papila fungiformis (fungi=jamur); berbentuk seperti jamur.
Terdapat satu jenis papila yang tidak terdapat pada manusia, yakni papila folliata pada hewan pengerat.
Tunas pengecap adalah bagian pengecap yang ada di pinggir papila, terdiri dari dua sel yaitu sel penyokong dan sel pengecap. Sel pengecap berfungsi sebagai reseptor, sedangkan sel penyokong berfungsi untuk menopang.
Pada mamalia dan vertebrata yang lain, pada lidahnya terdapat reseptor untuk rasa. Reseptor ini peka terhadap stimulus dari zat-zat kimia, sehingga disebut kemoreseptor. Reseptor tersebut adalah kuncup-kuncup pengecap. Kuncup tersebut berbentuk seperti bawang kecil atau piala dan terletak dipermukaan epitelium pada permukaan atas lidah. Kadang juga dijumpai pada langit-langit rongga mulut, faring dan laring, walaupun sedikit sekali. Kuncup-kuncup pengecap ini ada yang tersebar dan ada pula yang berkelompok dalam tonjolan-tonjolan epitel yang disebut papilla.
Terdapat empat jenis papilla:
a.    Filiformis
b.    Fungiformis
c.    Foliatel
d.    Circumfalate
Setiap kuncup pengecap terdiri dari dua macam sel, yaitu sel pengecap dan sel penunjang, pada sel pengecap terdapat silia (rambut gustatori) yang memanjang ke lubang pengecap. Zat-zat kimia dari makanan yang kita makan, mencapai kuncup pengecap melalui lubang-lubang pengecap (taste pores). Kuncup-kuncup pengecap dapat merespon empat rasa dasar, yaitu manis, masam, asin dan pahit. Letak masing-masing rasa berbedabeda yaitu :
a.    Rasa Asin = Lidah Bagian Depan
b.    Rasa Manis = Lidah Bagian Tepi
c.    Rasa Asam / Asem = Lidah Bagian Samping
d.    Rasa Pahit / Pait = Lidah Bagian Belakang

B.    Fungsi Lidah
Lidah adalah organ perasa fungsinya lidah adalah:
1.    Untuk mencicipi makanan
2.    Untuk menyimpan makanan di antara gigi selama mengunyah.
3.    Untuk membantu menelan
4.    Untuk membantu dekan gigi.
5.    Untuk membantu berbicara.
Pada permukaan lidah ada kelompok-kelompok kecil sel sensorik dikenal sebagai selera. Selera memiliki ujung saraf yang mengumpulkan informasi tentang selera yang berbeda. Rasa makanan dirasakan ketika makanan dilarutkan dalam air liur. Selera kemudian mendeteksi bahan kimia terlarut yang memberikan makanan rasa dan mengirim pesan ke otak. Berbagai jenis selera yang ditemukan di berbagai bagian lidah. Masing-masing sensitif untuk rasa tertentu. Keempat selera yang berbeda manis, asam, asin dan pahit.
Lidah juga merupakan organ penting untuk persepsi rasa. Pada bagian berikutnya, kita akan belajar tentang peran lidah dalam rasa.
a.    Lidah dan Rasa
Sementara otot-otot lidah ini memandu makanan di antara gigi dan membentuknya sehingga itu dicerna, organ perifer rasa mungkin lebih dikenal karena perannya dalam persepsi rasa. Lidah tidak hanya mendeteksi sensasi gustatory (rasa), tetapi juga membantu rasa sentuhan itu, suhu dan bahkan rangsang nyeri yang memberikan makanan rasa.
Kebanyakan orang keliru menyebut struktur bergelombang yang menutupi permukaan lidah untuk selera. Ini sebenarnya papila: elevasi berbentuk goblet yang kadang-kadang mengandung selera dan membantu menciptakan gesekan antara lidah dan makanan. Selera adalah struktur yang lebih kecil, terselip di lipatan antara papila. Setiap pengecap terdiri dari basal dan sel-sel yang membantu menjaga sekitar 50 sel reseptor mendukung gustatory. Ini reseptor khusus dirangsang oleh susunan kimiawi dari larutan. Mereka menanggapi beberapa selera utama: manis, asin, pahit, asam, umami (gurih) dan lemak, yang diklaim beberapa ilmuwan mungkin rasa keenam. Ketika stimulus mengaktifkan sel gustatory, reseptor akan bersinaps dengan neuron dan mengirim impuls listrik ke wilayah gustatory dari korteks serebral. Otak menafsirkan sensasi sebagai rasa.
Setiap sel reseptor gustatory memiliki panjang, tonjolan seperti pasak disebut rambut gustatory yang bersentuhan dengan lingkungan luar. Rambut memanjang dari lubang kecil, atau pori rasa, dan berbaur dengan molekul makanan yang diperkenalkan oleh air liur. Larutan air liur mengandung enzim pencernaan yang membantu memecah makanan secara kimiawi. Air liur disekresikan oleh tiga kelenjar besar ludah – parotis, kelenjar submandibular dan sublingual – serta kelenjar ludah kecil lainnya yang terkandung dalam lidah dan mulut.
Selain kemampuan lidah untuk mendeteksi rangsangan gustatory, juga merasakan suhu dan sensasi taktil kompleks. Lidah, bersama dengan bagian lainnya dari mulut, membantu menentukan makanan yang bertekstur, sifat manis mulut, kekenyalan, viskositas dan densitas.
b.    Lidah dan berbicara
Artikulasi otot yang memungkinkan lidah untuk membimbing makanan melalui pengunyahan dan penelanan juga memberikan manusia kemampuan untuk berbicara. Lidah begitu penting sebagai alat berbicara, itu telah menjadi metonim, atau istilah alternatif, untuk bahasa.

Ahli fonetik, orang yang mempelajari suara ucapan, menggunakan posisi lidah untuk mengklasifikasikan vokal dengan suara universal. Sistem tradisional tidak memperhitungkan mengubah bentuk lidah. Sebuah sistem yang lebih modern dari delapan vokal kardinal memungkinkan ahli fonetik melatih untuk menggambarkan vokal dari bahasa apapun.
Malformasi pada lidah kadang-kadang dapat menghambat berbicara. Frenulum lingual, lipatan selaput lendir yang menghubungkan bawah lidah ke lantai mulut, kadang-kadang bertanggung jawab untuk masalah bicara. Kondisi membran diperpendek disebut ankyloglossia, atau lebih populer, “lidah kelu.” Namun, beberapa penelitian medis memperdebatkan asumsi bahwa ankyloglossia mempengaruhi bicara yang normal.
Karena lidah itu penting, dan berperan menonjol dalam kelezatan, sering mengalami mutilasi atau modifikasi. Sebagaimana penghapusan lidah langsung kadang-kadang dipraktekkan dalam perang brutal dan penyiksaan, modifikasi lidah telah tumbuh semakin populer dengan orang-orang berkultivasi gambar alternatif. Lidah dibelah, juga disebut lidah bifurkasi, melibatkan membelah ujung lidah sepanjang median septum dalam rangka menciptakan penampilan bercabang. Beberapa anggota parlemen mengkritik praktek ini, yang sering dilakukan tanpa anestesi hanya dengan pisau bedah atau benda runcing yang dipanaskan berulir dengan menusuk, sebagai bentuk mutilasi. Membelah lidah dan tindik lidah, kedua praktek ini dapat menyebabkan pembengkakan dan infeksi. selaput lidah manusia dapat digunakan sebagai indikator metabolism tubuh,terutama kesehatan tubuh manusia.

C.    Cara kerja lidah.
Makanan atau minuman yang masuk ke dalam mulut memberi rangsangan ke ujung-ujung saraf pengecap. Rangsangan dari makana tersebut kemudian diteruskan ke otak. Dengan demikian, kita dapat mengecap (merasakan) makanan atau minuman tersebut.Selain sebagai indera pengecap, lidah juga berfungsi sebagai alat bicara dan pengatu letal makanan. Perpaduan gerakan lidah, bibir, langit-langit mulut, dan gigi menghasilkan berbagai macam bunyi. Lidah mengatur letak makanan pada saat sedabg dikunyah . setelah itu, lidah akan mendorong makanan masuk ke kerongkongan.

D.    Gangguan Pada Lidah
a.    Luka : luka berat adalah hal yang paling sering menyebabkan ketidaknyamanan lidah. Lidah tersebut mempunyai banyak ujung saraf untuk rasa sakit dan peraba dan lebih peka terhadap rasa sakit dibandingkan kebanyakan bagian lain pada tubuh. Lidah sering tiba-tiba tergigit tetapi cepat sembuh.
b.    ‘Berbulu’: pertumbuhannya terlalu cepat dari proyeksi normal di atas lidah (Vili) bias membuat lidah tampak berbulu. Lidah tersebut bisa juga tampak berbulu setelah demam, setelah pengobatan antibiotik, atau ketika pencuci mulut peroxide digunakan terlalu sering. ‘Bulu’ ini pada ujung lidah tidak perlu dibingungkan dengan leukoplakia berbulu. Leukoplakia berbulu terbentuk di sisi lidah dan merupakan karakteristik AIDS.
c.    Perubahan warna : Villi lidah bisa menjadi berubah warna jika seseorang merokok atau mengunyah tembakau, makan makanan tertentu, atau memiliki bakteri berwarna yang berkembang pada lidah.
d.    Luka dan benjolan : luka pada lidah bisa disebabkan oleh reaksi alergi, infeksi virus herpes simplex mulut, luka sariawan, tuberculosis, infeksi bakteri, atau sifilis tahapawal. Luka bisa juga disebabkan oleh alergi atau gangguan sistem kekebalan lainnya. Meskipun benjolan kecil pada kedua sisi lidah biasanya tidak berbahaya, sebuah benjolan hanya pada salah satu sisi bisa bersifat kanker.
e.    Rasa tidak nyaman : Lidah yang tidak nyaman bisa dihasilkan dari iritasi oleh
makanan tertentu, khususnya yang asam (misal, nanas), atau rasa tertentu di dalam pasta gigi, pencuci mulut, permen, atau permen karet..
f.    Oral candidosis. Penyebabnya adalah jamur yang disebut candida albicans.
Gejalanya lidah akan tampak tertutup lapisan putih yang dapat dikerok.
g.    Atropic glossitis. Penyakit ini juga sering ditemukan. Lidah akan terlihat licin dan mengkilat baik seluruh bagian lidah maupun hanya sebagian kecil. Penyebab yang paling sering biasanya adalah kekurangan zat besi. Jadi banyak didapatkan pada penderita anemia.
h.    Geografic tongue. Lidah seperti peta, berpulau-pulau. Baik banyak maupun sedikit. Bagian pulau itu berwarna merah dan lebih licin dan bila parah akan dikelilingi pita putih tebal.
i.    Fissured tongue. Lidah akan terlihat pecah-pecah. Kadang garis hanya satu ditengah, kadang juga bercabang-cabang.
j.    Glossopyrosis. Kelainan ini berupa keluhan pada lidah dimana lidah terasa sakit dan panas dan terbakar tetapi tidak ditemukan gejala apapun dalam pemeriksaan. Hal ini kebanyakan karena psikosomatis dibandingkan dengan kelainan pada syaraf.
k.    Burning Mouth Syndrome : (juga disebut oral dysesthesia) terjadi sangat sering pada wanita setelah menopause. Bagian mulut yang paling sering terkena adalah lidah m(nyeri pada lidah disebut glossodynia).

E.    Penyakit Pada Lidah
a.    Sariawan
Sariawan atau canker sores atau ulkus aftosa merupakan gejala erosi pada kulit mulut, yakni di bagian dinding dalam pipi atau lidah. Penyebab dari sariawan ini adalah diantaranya: kekurangan vitamin C, alregi, mengkonsumsi makanan / minuman yang terlalu panas, kekurangan asupan zat besi, atau bisa juga disebabkan oleh penurunan daya tahan tubuh. Pada dasarnya sariawan merupakan luka terbuka yang bisa menimbulkan rasa nyeri. Dalam ukuran kecil  dengan diameter kurang dari 1 cm, sariawan bisa muncul dalam satu kelompok yang terdiri dari 2 - 3 luka yang biasanya akan sembuh dalam waktu kurleb 10 hari tanpa meninggalkan bekas. Pencegahannya adalah dengan cara menambah asupan vitamin C.
b.    Kanker Lidah
Kanker lidah adalah kanker kedua terbanyak setelah kanker bibir sebagai tempat kanker primer. Tembakau dan alkohol merupakan dua hal yang disinyalir sebagai pemicu semakin cepatnya pertumbuhan sel kanker lidah. Keganasan kanker lidah terjadi paling sering pada bagian tengah lateral lidah dan seringkali asimtomatik. Penyebaran kanker ini  bisa meluas melalui submukosa ke basal lidah dan menyerang garis tengah atau ke lateral menuju dasar mulut. Cara pencegahannya adalah dengan cara berhenti merokok, hindari minuman beralkohol, menjaga kebersihan mulut dan pemeriksaan rutin 6 bulan sekali ke dokter gigi.
c.    Makroglosia
Makroglosia merupakan penyakit sebagai akibat dari pembesaran lidah yang mungkin merupakan bagian dari suatu sindroma yang ditemukan dalam keadaan tumbuh - kembang seperti sindroma dowm. Pembesaran lidah ini bisa juga sebagai akibat dari tumor (hernangioma atau limfangioma), penyakit metabolik (seperti amilodosis primer) atau gangguan endokrin (seperti halnya akromegali ataupun kretinisme)
d.    Mikroglosia
Bila makroglosia merupak penyakit pada lidah yang berupa pembesaran lidah, maka mikroglosia adalah kebalikannya. Mirkoglosia merupakan penyakit pada lidah yang berupa pengecilan ukuran dan bentul lidah
e.    Lidah dengan fisura (scrotal tongue)
Ini merupakan dorsal dan kedua sisi lidah ditutupi oleh alur yang dangkal atau dalam tanpa rasa nyeri; karena terdapatnya alur - alur ini maka dapat menyebabkan penumpukan debris di dalamnya yang kemudian bisa mengakibatkan iritasi
f.    Glosoptosis
Glosoptosis merupakan penyakit pada lidah yang berupa lidah yang tertarik ke belakang. Pada bayi baru lahir atau pada anak-anak kondisi glosoptosis sangan berbahaya karena bisa saja sewaktu-waktu lidahnya menutup saluran nafas yang bila tidak segera ditangani dengan benar bisa menyebabkan kematian.





BAB III
PENUTUP

A.    Kesimpulan
Dapat disimpulkan bahwa :
a.    Lidah merupakan indra perasa yang sangat rentan terhadap berbagai penyakit.
b.    Lidah dapat dijadikan sebagai alat pendeteksi penyakit pada tubuh manusia.
c.    Lidah adalah kumpulan otot rangka pada bagian lantai mulut yang dapat membantu pencernaan makanan dengan mengunyah dan menelan.

B.    Saran
a.    Melihat dari banyaknya penyakit berbahaya yang dapat menyerang lidah, maka kita harus menjaga dan merawat kebersihan mulut terutama lidah.
b.    Rutinlah memeriksakan kesehatan mulut dan lidah minimal 6 bulan sekali ke  dokter.


DAFTAR PUSTAKA

•    http://carapedia.com/beberapa_penyakit_pada_lidah_info2254.html
•    http://marco-aponno.blogspot.com/2011/08/lidah-indra-pengecapan.html
•    http://viadentalhealthy.blogspot.com/2011/03/macam-macam-penyakit-pada-lidah.html

Adab berpakaian wanita muslim

ADAB BERPAKAIAN WANITA DALAM ISLAM


Dalam jaman modern seperti sekarang, kebanyakan orang muslim banyak yang mulai meninggalkan adat berkapaian secara islam karena besarnya pengaruh budaya barat yang masuk dan mulai menggeser budaya islam. Orang-orang zaman sekarang yang masih tetap mempertahankan busana islam sering dianggap orang yang ketinggalan jaman atau orang yang tidak gaul. Pakaian zaman sekarang yang banyak digunakan adalah pakaian yang mengacu pada peradaban barat yang notabene mengumbar aurat. Dalam islam sudah diatur sedemikian rupa tentang cara berpakaian wanita ataupun pria. Aturan aturan tersebut sebenarnya dibuat Allah SWT untuk menghindarkan manusia dari segala macam bahaya yang ada, namun terkadang di salah artikan oleh manusia.

Aturan berpakaian seorang musliman yang baik adalah :
1. Pakaian harus menutup aurat.
Aurat seorang wanita adalah seluruh tubuh mereka kecuali telapak tangan dan wajah. Dan kewajiban dari seorang muslimah adalah menutup semua aurat mereka.

Allah Ta’ala berfirman,
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا
“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min: “Hendaklah mereka mendekatkan jilbabnya  ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al Ahzab [33] : 59). Jilbab bukanlah penutup wajah, namun jilbab adalah kain yang dipakai oleh wanita setelah memakai khimar. Sedangkan khimar adalah penutup kepala.
Khimar atau penutup kepala yang dianjurkan dalam islam adalah :
* khimar harus menutupi aurat
* khimar harus lebar dan panjang sehingga menutupi leher dan dada
* khimar tidak transparan
Dengan menggunakan pakaian yang sesuai dengan hukum islam yang ada , niscaya pasti akan dihindarkan dari bahaya seperti pandangan para lelaki ataupun kejahatan lainya. Kita sebagai wanita adalah makluk yang harus senantiasa menjaga dan melindungi tubuh kita. Karena mencegah memang lebih baik dari pada mengobati.


2. Tidak boleh menggunakan pakaian yang tipis
Seorang muslim memang tidak dianjurkan memakai pakaian yang tipis, malah cenderung dilarang menggunakan pakaian yang tipis karena pakaian yang tipis dapat menunjukan bagian tubuh dan lekuk tubuh pada wanita. Dengan menggunakan pakaian yang tipis, maka tubuh seorang muslimah pasti dapat dengan mudah dinikmati / dipandang oleh orang lain khususnya kaum pria yang dikawatirkan akan timbul hal hal yang buruk. Menggunakan pakaian yang tipis bagi seorang wanita itu sebenarnya adalah sebuah kerugian tersendiri karena membiarkan banyak orang khususnya lelaki menikmati tubuh kita dengan leluasa melalui pandanganya.
 Sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Abdil Barr, “Bahan yang tipis dapat menggambarkan bentuk tubuh dan tidak dapat menyembunyikannya.” Syaikh Al Bani juga menegaskan, “Yang tipis (transparan) itu lebih parah dari yang menggambarkan lekuk tubuh (tapi tebal).” Bahkan kita ketahui, bahan yang tipis terkadang lebih mudah dalam mengikuti lekuk tubuh sehingga sekalipun tidak transparan, bentuk tubuh seorang wanita menjadi mudah terlihat. (http://aslibumiayu.wordpress.com)
Dalam sebuah riwayat dari Abdullah bin Abi Salamah bahawa Umar Bin Khattab .a menghadiahkan kepada seseorang dengan pakaian nipis buatan Mesir Lama, kemidian berkata , “Jangan dipakaikan kepada isteri-isteri kamu!” Lalu seseorang berkata “ Ya Amirul Mukminin aku telah memakainya untuk isteriku, kemudian memutarkan badannya tetapi tidak kelihatan auratnya .” selanjutnya Umar berkata, “Memanglah auratnya tidak nampak, tetapi bentuk tubuhnya nampak”

3. Pakaian wanita tidak boleh terlalu ketat / sempit
Pakaian seorang muslimah tidak boleh ketat karena pakaian yang ketat / melekat erat pada kulit tanpa kelonggaran sedikitpun dapat membentuk tubuh wanita dari luar. Jadi walaupun dia menggnakan baju, karena lekuk tubunya terlihat maka seolah olah terlihat tidak menggunakan baju. Bagian bagian tubuh yang seharusnya disembunyikan puntidak dapat tertutupi. Dan sudah jelas pasti hal ini dapat menimbulkan sebuah kemaksiatan. Mungkin juga hal ini dapat mencelakakan wanita itu dalam bahaya. oleh karena itu, islam mengatur sedemikian rupa agar para wanita tidak dilecehkan dan tetap memiliki harga diri yang tinggi.



4.  Wanita tidak boleh menggunakan pakaian yang mencolok baik warna ataupun gambar-gambarnya
Wanita muslimah tidak diperkenankan menggunakan baju dengan warna yang mencolok karena baju dengan warna yang mencolok dapat menarik perhatian lelaki dan dikhawatirkan dapat memacu hawa nafsu laki-laki tersebut. Wanita muslimah juga tidak boleh menggunakan baju dengan gambar-gambar / motif-motif dengan warna beragam dan gambar-gambar simbol tertentu. Maksudnya simbol adalah contohnya partai politik. Karena pakaian bersimbol dalam menimbulakan perpecahan misalnya ( partai politik )diantara umat muslim karena perbedaan presepsi dan pandangan.

5. Pakaian wanita tidak boleh menyerupai pakaian pria.
Jaman sekarang ini, hampir seluruh pakaian pria dikenakan oleh wanita. Hal ini sungguh tidak disarankan oleh islam, karena dengan begitu susah untuk membedakan mana yang pria dan mana yang wanita. Hendaknya seorang wanita menggunakan pakaian khas wanita yang sopan dan menutup aurat, agar dimengerti bahwa kodratnya adalah seorang wanita muslimah.
عَنَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – الْمُخَنَّثِينَ مِنَ الرِّجَالِ ، وَالْمُتَرَجِّلاَتِ مِنَ النِّسَاءِ
“Rasulullah melaknat kaum pria yang menyerupai kaum wanita dan kaum wanita yang menyerupai kaum pria.” (HR. Bukhari no. 6834)

6. Tidak boleh menyerupai pakaian non muslim
مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ
”Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka” (HR. Ahmad dan Abu Dawud. Syaikhul Islam dalam Iqtidho’ mengatakan bahwa sanad hadits ini jayid/bagus) (http://remajaislam.com)
Sungguh di sayangkan pada zaman sekarang banyak kaum muslim yang berbondong bondong mengikuti gaya hidup barat, contohnya dalam hal berbusana. Kebanyakan remaja zaman sekarang menganggap pakaian bangsa barat lebih gaul dan fashionable untuk dijadikan kiblat fashion mereka. Kebanyakan mereka menelan mentah mentah budaya barat. Apalagi jika seorang remaja mengidolakan salah satu artis barat, tidak sedikit mereka juga meniru gaya berpakaian mereka. Kaum muslim mengikutinya dari berbagai media seperti media cetak, televisi ataupun internet. Padahal pakaian orang non muslim cenderung menggumbar aurat, pakaian yang terbuka dan tidak sopan. Sesuai dengan hadist diatas jika kaum muslim ada yang mengikuti kaum kafir maka ikutlah mereka ke golongan kaum kafir tersebut. Maka sebagai umat muslim kita harus tetap mempertahankan jadi diri sebagai seorang muslim yang taat dalam beragama dan syariatNya.


7. Tidak boleh memakai wangi-wangian
Dari Abu Musa Al Asy’ary bahwanya ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda,
أَيُّمَا امْرَأَةٍ اسْتَعْطَرَتْ فَمَرَّتْ عَلَى قَوْمٍ لِيَجِدُوا مِنْ رِيحِهَا فَهِيَ زَانِيَةٌ
“Perempuan mana saja yang memakai wewangian, lalu melewati kaum pria agar mereka mendapatkan baunya, maka ia adalah wanita pezina.” (HR. An Nasa’i, Abu Daud, Tirmidzi dan Ahmad. Syaikh Al Albani dalam Shohihul Jami’ no. 323 mengatakan bahwa hadits ini shohih

8. Tidak boleh memakai pakain untuk mencari popularitas
Dari Abdullah bin ‘Umar, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda,
مَنْ لَبِسَ ثَوْبَ شُهْرَةٍ فِى الدُّنْيَا أَلْبَسَهُ اللَّهُ ثَوْبَ مَذَلَّةٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ثُمَّ أَلْهَبَ فِيهِ نَارًا
“Barangsiapa mengenakan pakaian syuhroh di dunia, niscaya Allah akan mengenakan pakaian kehinaan padanya pada hari kiamat, kemudian membakarnya dengan api neraka.” (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah. Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini hasan)

9. Bukan pakaian yang dikanakan untuk bermegah-megahan
Seperti yang telah kita ketahui bahwa Allah SWT tidak menyukai segala sesuatu yang berlebihan. Jadi jika mengenakan pakaian hanya untuk kesombongan/bermegah megahnan itu sangat tidak dianjurkan dalam islam. Sebaiknya kita menggunakan pakaian yang sederhana namun sudah memenuhi syariat-syariat islam.

Makalah permainan bola besar ( sepak bola, bola voli, bola basket )

Makalah permainan bola besar ( sepak bola, bola voli, bola basket )

MAKALAH
BOLA BASKET, BOLA VOLLY, SEPAK BOLA


Disusun Oleh :
1.    Dery
2.    Vira
3.    Indri
4.    Ana
5.    Via

Kelas : VII D



SMP NEGERI 1 RANCAH


BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Olahraga adalah gerakan-gerakan yang dapat menyehatkan tubuh.Dengan olahraga tubuh akan merasa segar dan bugar. Oleh karena itu, olahraga sangat penting dalam kehidupan ini.
Olahraga dapat berupa gerakan-gerakan tertentu dan juga berupa permainan.Olahraga yang berupa gerakan-gerakan tertentu diantaranya senam, yoga dan juga jogging. Sedangkan olahraga yang berupa permainan diantaranya sepak bola, bola voli dan juga bola basket.
Permainan bola terbagi menjadi dua bagian yang pertama permainan bola besar dan permainan bola kecil.Permainan bola besar terbagi menjadi beberapa macam yaitu : 1.Sepak bola 2.bola voli 3.bola basket 4.bola tangan. Sedangkan permainan bola kecil terbagi menjadi beberapa macam yaitu: 1.badminton 2.tenis meja 3.pemainan Golf   4.baseball
Dalam  dalam makalah  ini, penulis akan membahas tentang Permainan Bola Besar dalam memenuhi tugas dari mata pelajaran olahraga.

B.    Rumusan Masalah
1.    Apa saja macam-macam permainan bola besar ?

C.    Tujuan
Adapun tujuan umum dibuatnya makalah ini adalah :
1.    Untuk menambah pengetahuan tentang  jenis –jenis permainan bola besar terutama permainan sepak bola, bola voli, dan bola basket.






BAB II
PEMBAHASAN

A.    Permainan Sepak bola
1)    Tehnik Dasar Permainan Sepak Bola.
•    Menendang Bola
Menendang bola adalah menyentuh,mendorong atau menyepak bola.Agar dapat menjadi pemain  sepak bola yang berkualitas,seorang pemain perlu dan factor dan utama mengembangkan kemahiran dalam menendang bola.Tujuan dalam menendang bola .Tujuan dalam menendang bola dalam hal ini adalah  untuk mengumpan, menembak ke gawang agar Ter jadi gol,dan untuk menghalau atau menyapu dalam rangka menggagalkan serangan atau permainan lawan.
•    Mengontrol Bola
Mengontrol bola merupakan salah satu teknik dalam permainan sepakbola yang digunakan untuk menghentikan datangnya bola dengan cara menggunakan salah satu anggota badan (kaki,paha,badan)  tujuan mengontrol bola adalah untuk mengatur tempo permainan, mengalihkan laju permainan, dan memudahkan untuk mengoper dan mengumpan bola.    
•    Menggiring Bola
Begitu anda telah menguasai bola, mungkin anda ingin melakukan operan atau tembakan langsung tapi hala yang paling menarik dari bola adalah membiarkan bola tetap dalam kendali anda dan menggiringnya di lapangan. Bila anda memperhatikan penggiring bola yang baik, bola tersebut seolah –olah menempel pada kakinya pada saat dia sedang lari. Tujuan inilah yang harus dicapai.
3)    Peraturan Permainan Sepak Bola
a.    Lapangan Sepak Bola
    Bentuk lapangan .Lapangan sepak bola berbentuk empat persegi panjang dengan panjang antara 91,8m-120m, lebarnya antara 46,9m-91,8 (untuk petandingan internasional panjang lapangan antara 100m-110m Danlebarnya antara 64,26m-73,44m).
    Pembatasan lapangan. Lapangan permainan dibatasasi dengan garis yang jelas lebarnya tidak lebih 15cm. bendera sudut lapangan tidak lebih dari 1,5m. dan diletakkan pada keempat sudut lapangantitik tengah lapangan ditandai dengan titikyang jelas dan dikelilingi lingkaran tengah dengan jari-jari 9,15m.
    Garis kotak gawang. Didepan gawang terdapat garis gawang sepanjang 18,30m yang berjarak 5,5m didepan gawang.
    Daerah penalti. Pada setiap ujung lapangan digambar dua garis sejajar dengan panjang lapangna dan berjarak masing-masing 16,5m dari tiang gawang. Garis ini disatukan oleh sebuah garis lain yang panjangnya 40,3m sejajar dengan  lebar lapangan sejauh 16,5m didepan gawang. Daerah yang diapit oleh garis ini disebut daerah tendangan hukuman. Didalam daerah hukuman terdapat sebuah titikyang jaraknya 11m dari titik tengah garis gawang.
    Daerah sudut pada setiap bendera sudut terdapat seperempat lingkaran yang berjari –jari 1 meter.
b.    Gawang.
Gawang diletakkan ditengah garis gawan, yang terdiri dari dua tiang tegak, yang tingginya 2,44m dan dihubungkan bdenan tiang horizontal (*yang panjangnya 7,32m). lebar tiang gawang tidak boleh lebih dari 15cm.
c.    Bola.
-    Bola berbentuk bulat, bagian luar terbuat dari kulit atau bahan lain yang tidak membahayakan
-    Keliling bola tidak lebih dari 71cm dantidak kurang dari 68cm.
-    berat bola tifak lebih dari 453 gram dan tidak kurang dari 396 gram
-    Tekanan udara 0,6-1,1 atmosfir
d.    Jumlah Pemain.
•    Jumlah pemain 11 orang salah satu diantaranya sebagai penjaga gawang.
•    Jumlah pemain cadangan dari setiap regu maksimal 7 orang
•    Nama pemain cadangan harus diserahkan ke panitia pertandingan agar dapat ikut bertanding

B.    Permainan Bola Voli
1)    Teknik Permainan Bola Voli   
a.    Servis
Servis adalah pukulan atau penyajian bola sebagai serangan pertama kali ke daerah lawan dan sebagai tanda permulaan permainan. Servis tidak hanya sebagai permulaan permainan ataupun sekedar menyajikan bola tetapi hendaknya diartikan sebagai serangan awal untuk mendapatkan angka agar regunya memperoleh kemenangan. Servis dilakukan oleh pemain belakang kanan yang berada didaerah servis untuk memukul bola yang diarahkan ke daerah lawan.
•    Servis tangan bawah
Servis tangan bawah adalah jenis yang paling mudah dilakukan di bandingkan dengan jenis servis yang lain . dengan demikian,servis tangan bawah merupakan servis yang pertama kali untuk dipelajari dan ditujukan bagi pemula.  Kelemahan servis  tangan bawah adalah mudah diterima dan lintasannya melambung tinggi sehingga mudah diantisipasi oleh lawan
•    Servis Mengambang
Servis mengambang dipelajai setelah servis tangan bawah dapat dilakukan dengan konsisten. Disebut mengambang kareba gerakan bola dari hasil pukulan servis tidak mengandung putaran (bola berjalan mengapung atau mengambang). Kelebihan servis mengambang ini adalah bola sulit diterima oleh pemain lawan karena bola tidak bergerak dalam satu lintasan lurus dan kecepatan bola tidak teratur. Disamping itu gerakan bola melayang kekiri dan kekanan atau keatas dan bawah sehingga arah datangnya bola sulit diprediksi pemain lawan,  sedangkan kelemahannya adalah tidak bertenaga,terkadang bola bergerak keatas hingga keluar.
•    Servis topspin
Servis topspin mermpunyai kelebihan bola bergerak dan jatuh tepat dengan cepat. Sedangkan kalemahannya adalah bola melayang dengan stabil, lebih sulit dilakukan ,tingkat konsistensi lebih rendah.
•    Servis mengambang melingkar
Servis menagambang melinkar mempunyai beberapa keuntungan diantaranya adalah menggnakan kumpulan otot yang lebih besar, tidak memerlukan banyak tenaga,bola diservis pada posisi lapangan lebih dalam. Adapun kelemahan servis ini adalah posisi tubuh tidak menghadap kearah lawan dan gerakannya tidak biasa dijumpai dalam cabang olahraga lain.
b.    Passing
Passing dalam permainan bola voli adalah usaha seorang pemain bola voli dengan menggunakan teknik tertentu untuk mengoper bola yang dimainkan kepada teman seregunya. Passing dapat dilakukan dengan dua tangan  atau  satu  tangan.  Passing dapat dilakukan dari atas (pass atas) dan dari bawah (pass bawah).                  
c.    Smash
Smash adalah pukulan bola yang menukik kearah lapangan lawan.
d.    Block
Block merupakan benten pertahanan yang utama untuk menangkis serangan lawan. Juika ditinjau dari teknik gerakan,blokbukanlah merupakan teknik yang sulit. Namun keberhasilan suatu blok presentasenya relative kecil karena bola smash yang akan diblok,arahnya dikendalikan oleh lawan(lawan selalu berusaha menghindari blok tesebut). Keberhasilan suatu blok dapat ditentukan oleh ketinggian loncatan dan jangkauan tangan pada bola yang sedang dipukul lawan.
2)    Lapangan Permainan
Lapangan permainan bola voli  berbentuk persegi panjang dengan ukuran panjang 18 m dan lebar 9 m, semua garis batas lapangan, garis tengah, garis daerah serang adalah 3 m (daerah depan). Garis batas itu diberi tanda batas dengan menggunakan tali, kayu, cat/kapur, kertas yang lebarnya tidak lebih dari 5 cm. lapangan permainan bola voli  terbagi menjadi dua bagian sama besar yang masing-masing luasnya 9 x 9 meter. Di tengah lapangan dibatasi garis tengah yang membagi lapangan menjadi dua bagian sama besar. Masing-masing lapangan terdiri dari atas daerah serang dan daerah pertahanan. Daerah serang yaitu daerah yang dibatasi oleh garis tengah lapangan dengan garis serang yang luasnya 9 x 3 meter.
a.    Daerah Servise
Daerah service adalah daerah selebar 9 meter di belakang setiap garis akhir. Daerah ini dibatasi oleh dua garis pendek sepanjang 15 cm yang dibuat 20 cm di belakang garis akhir, sebagai kepanjangan dari garis samping. Kedua garis pendek tersebut sudah termasuk di dalam batas daerah service, perpanjangan daerah service adalah kebelakang sampai batas akhir daerah bebas.
b.    Jaring (Net)
Jaring untuk permainan bola voli  berukuran tidak lebih dari 9,50 meter dan lebar tidak lebih dari 1,00 meter dengan petak-petak atau mata jaring berukuran 10 x 10 cm, tinggi net untuk putra 2,43 meter dan untuk putri 2,24 meter, tepian atas terdapat pita putih selebar 5 cm.
c.    Antene Rod
Di dalam pertandingan permainan bola voli  yang sifatnya nasional maupun internasional, di atas batas samping jaring dipasang  tongkat atau rod yang menonjol ke atas setinggi 80 cm dari tepi jaring atau bibir net. Tongkat itu terbuat dari bahan fibergelas dengan ukuran panjang 180 cm dengan diberi warna kontras.

C.    Permainan Bola Basket
1)    Teknik Dasar Pemainan Bola Basket
a.    Melempar dan menangkap bola
1.    Lemparan tolakan dada dengan dua tangan
Lemparan atau operan ini merupakan gerakan yang paling banyak dilakukan pada permainan basket. Operan ini sangat bermanfaat untuk operan jarak pendek, dengan perhitungan demi kecepatan dan ketepatan, terutama saat teman yang menerima tidak dijaga dengan ketat.
2.    Lemparan samping
Lemparan samping berguna untuk operan jarak sedang sampai jarak jauh yaitu antara 8 m sampai 20 m atau lebih.
3.    Lemparan diatas kepala dengan dua tangan
Operan ini biasanya digunakan oleh pemain-pemain yang mempunyai postur tubuh tinggi,untuk menggerakkan bola diats kepala sehingga melampaui raihan tanganlawan.
4.    Lemparan pantulan
Lemparan pantulan dilakukan jika pemain lawan berdiri agak jauh, digunakan juga untu lemparan operan terobosan kepada temannya.
5.    Lemparan bawah dengan dua tangan
Lemparan bawah dengan dua tangan sangant baik dilakukan untuk operan jarak dekat terutama bila lawan melakukan penjagaan satu lawan satu.
b.    Menggiring Bola
Menggiring bola adalah suatu udajha untuk membawa bola kedaerah lawan. Pemainbasket boleh membawa lebih dari satu langkah.asalkan bola sambil dipantlkan, baik dengan berjalan maupun berlari. Dribel dapat dilakukan dengan tangan kiri atau tangan kanan secara bergantian, tetapi tidak boleh dengan kedua tangan secara bersamaan. Menggiring bola sangan bermanfaat untuk mencari peluang serangan terhadap lawan, menyusup pertahanan lawan, mengacaukan petahanan lawan ,dan mempelambat tempo permainan.
c.    Lay – Up (langkah menyerang)
Lay-up atau melangkah melayang adalah melangkah yang dilakukan dengan melayang untuk mendekati basket/keranjang, biasanya setelah lay-up dilanjutkan dengan tembakan  kearah basket dengan tenaga yang sedikit sehingga seolah-olah bola itu diletakkan kedalam basket. Gerakan melangkah dlapat dilakukan dari menerima bola atau kegiatan menggiring bola. Lay-up tidak harus dilanjutkan dengan tembakan kearah jaring, tetapi dapat juga dilanjutkan dengan mengoper atau mengumpan kepada temannya.
d.    Menembak (shooting)
Menembak atau shooting dapat dilakukan dengan beberapa cara ,yaitu:
1.    Menembak satu tangan diatas kepala
Menembak satu tangan diatas kepala harus diutamakan,sebab kecepatan menembak lebih terjamin dan koordinasi lebih mudah dikuasai ,bila dibandingkan dengan tembakan lain.
2.    Menembak loncat dengan dua tangan
Menembak loncat dengan dua tanganbagi pemula harus diawali dengan gerakan –gerakan tanpa bola ,kemudian dilanjutkan dengan enggunakan bola dengan arah tinggi melengkung menuju kawan didepannya.
3.    Tembakan kaitan
Tembakan kaitan adalah tembakan dengan sikap miring atau menyamping keranjang dan bola dilepakan dari jarak jauh dari basket atau lawan sehingga lawan sulit untuk  membendungnya. Tembakan ini sangat efektif untuk penyerangan jarak dekat jika daerah pertahanan lawan dijaga ketat.
e.    Gerakan pivot
Pivot merupakan gerakan yang berfungsi untuk melindungi bola dari lawan. Gerakan pivot dilakukan dengan memutar badan kesegala arah dengan salah satu kaki sebagai tumpuan (poros). Pivot harus mahir dilakukan oleh pemain yang berpostur tinggi yang diletakkan didekat ring basket agar mudah melakukan tembakan. Dengan gerakan pivot,seorang pemain dapat mencari peluang untuk mengoper bola,menggiring,atau melakukan tembakan.
2)    Lapangan Permainan, waktu, dan jumlah pemain bola basket
Lapangan bola basket berbentuk persegi panjang dengan dua standar ukuran, yakni panjang 28,5 meter dan lebar 15 meter untuk standar National Basketball Association dan panjang 26 meter dan lebar 14 meter untuk standar Federasi Bola Basket Internasional. Tiga buah lingkaran yang terdapat di dalam lapangan basket memiliki panjang jari-jari yaitu 1,80 meter.
Jumlah pemain dalam permainan bola basket adalah 5 orang dalam satu regu dengan cadangan 5 orang. Sedangkan jumlah wasit dalam permainan bola basket adalah 2 orang. Wasit 1 disebut Referee sedangkan wasit 2 disebut Umpire.
Waktu permainan 4 x 10 menit jika berpedoman dengan aturan Federasi Bola Basket Internasional. Versi National Basketball Association waktu bermain adalah 4 x 12 menit. Di antara babak 1, 2, 3, dan babak 4 terdapat waktu istirahat selama 10 menit. Bila terjadi skor yang sama pada akhir pertandingan harus diadakan perpanjangan waktu sampai terjadi selisih skor. Di antara dua babak tambahan terdapat waktu istirahat selama 2 menit. Waktu untuk lemparan ke dalam yaitu 5 detik.
Keliling bola yang digunakan dalam permainan bola basket adalah 75 cm - 78 cm. Sedangkan berat bola adalah 600 - 650 gram. Jika bola dijatuhkan dari ketinggian 1,80 meter pada lantai papan, maka bola harus kembali pada ketinggian antara 1,20 - 1,40 meter.
Panjang papan pantul bagian luar adalah 1,80 meter sedangkan lebar papan pantul bagian luar adalah 1,20 meter. Dan panjang papan pantul bagian dalam adalah 0,59 meter sedangkan lebar papan pantul bagian dalam adalah 0,45 meter.
Jarak lantai sampai ke papan pantul bagian bawah adalah 2,75 meter. Sementara jarak papan pantul bagian bawah sampai ke ring basket adalah 0,30 meter. Ring basket memiliki panjang yaitu 0,40 meter. Sedangkan jarak tiang penyangga sampai ke garis akhir adalah 1 meter.
Panjang garis tengah lingkaran pada lapangan basket adalah 1,80 meter dengan ukuran lebar garis yaitu 0,05 meter. Panjang garis akhir lingkaran daerah serang yaitu 6 meter. Sedangkan panjang garis tembakan hukuman yaitu 3,60 meter.



BAB III
KESIMPULAN

Permainan bola terbagi menjadi dua bagian yang pertama permainan bola besar dan permainan bola kecil.Permainan bola besar terbagi menjadi beberapa macam yaitu Sepak bola, Bola voli, Bola basket, Bola tangan. Sedangkan permainan bola kecil terbagi menjadi beberapa macam yaitu: Badminton, Tenis meja, Pemainan Golf, Baseball.

DAFTAR PUSTAKA

•    fikysmart.blogspot.com/2013/.../permainan-bola-besar-dan-bola-kecil.ht...‎
•    antonborneojach.wordpress.com/category/makalah-bola-voli/‎

KATA PENGANTAR

Assalammualaikum Wr.Wb
Puji syukur penulis aturkan kehadirat Allah SWT atas segala rahmat, nikmat, taufik, serta hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini tepat waktu.
Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu dalam proses pengerjaan makalah ini. Diantaranya kami tujukan kepada :
•    Bapak dan Ibu guru  yang telah membimbing  sehingga terselesaikan makalah ini terus membagi ilmunya kepada kami.
•    Teman -  teman seangkatan  yang telah banyak membantun dalam proses penyelesaian makalah ini.
•    Semua pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu yang telah dengan iklas membantu penulis
Seperti halnya kata pepatah,“ Tak Ada Gading Yang Tak Retak”. Meskipun dalam penulisan makalah ini penulis telah mengoptimalkan kemampuan yang penulis miliki, tentunya masih banyak kekurangan-kekurangan didalamnya. Untuk itu penulis mohon maaf.
Akhir kata, semoga penyusunan dan penulisan makalah ini memberikan manfaat bagi penulis khususnya dan bagi pembaca pada umumnya.


Rancah,    Oktober 2014

Penulis





DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR    i
DAFTAR ISI    ii
BAB  I PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang    1
B.    Rumusan Masalah    1
C.    Tujuan    1
BAB II  PEMBAHASAN
A.    Permainan Sepak Bola    2
B.    Permainan Bola Voli    4
C.    Permainan Bola Basket    6
BAB III PENUTUP    10
DAFTAR PUSTAKA    11